Bendera Kerajaan Aceh

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Selembar Kain Penuh Makna

Bendera dianggap sebagai simbol keberadaan sebuah negara bangsa sehingga selama bendera itu masih berkibar, negara bangsa tersebut masih ada

Seri Informasi Aceh XXXX Nomor 3, 2017

Anggapan yang beredar di benak Pemerintah Belanda saat itu adalah bahwa dengan mangkatnya Sultan pada bulan Januari 1874 kerajaan Aceh dengan sendirinya turut jatuh. Akan tetapi A. H. Swaving berpendapat anggapan tersebut adalah keliru, ia bahkan mengemukakan bahwa salah satu penyebab kuatnya perlawanan rakyat Aceh terhadap pemerintah Belanda ialah bendera Kerajaan Aceh. ia memiliki peran penting dalam rangka membangkitkan dan mempertahankan semangat juang rakyat Aceh dalam mempertahankan kedaulatan dan kekuasaan raja meskipun Belanda sudah tidak lagi mengakui hal itu.

Orang Aceh cepat-cepat mengangkat seorang anak berumur 8 tahun ( Tuanku Muhammad Daud sebagai sultan. Mereka hanya ingin adanya seorang yang berhak duduk di singgasana walaupun ia seorang bayi agar dengan demikian orang-orang besar kerajaan dapat mengajak para uleebalang dan rakyat untuk berjuang demi mempertahankan kesultanan.

Seri ini mengangkat banyak fakta-fakta pengambilan keputusan dalam pemerintahan Belanda dalam melakukan Agresi Militer ke Aceh. Semua disajikan dengan lengkap oleh A. H. Swaving.

Seri ini sangat cocok masuk dalam daftar favorit anda 

Gratis!!!

Seri ini juga disediakan dalam bentuk pdf
Tersedia dari PDIA SERVER
Lebih Aman

Kontibutor

Siapa saja yang aktif dalam proyek ini?
Drs. Mawardi M.HuM., MA.Penanggung Jawab & Proofreader
Drs, Mukhlis, M.Hum.Penyunting
T. Raja Muda Dharma Bentara, S.I.Kom.Penyunting Pelaksanan
Saidul Abrar, S.Pd.Penyunting Pelaksana

We are Creative Agency

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh adalah sebuah lembaga pusat studi  tentang Aceh yang mengkaji tentang masa lampau, sekarang dan mendatang, Stuktur kami diisi orang-orang yang berkompeten di bidangnya.


Berminat untuk mempublikasikan buku bersama kami?

 

Deskripsi Singkat Lembaga

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh disingkat PDIA adalah badan yang bersifat mandiri, sebagai salah satu perwujudan kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Universitas Syiah Kuala.

Lembaga ini mendapatkan Bimbingan Administratif dari Pemerintah Aceh dan Bimbingan Teknis Ilmiah dari Universitas Syiah Kuala. 

Apresiasi kerja kami

Berita Terkini

PDIA KAMPANYE LITERASI SEJARAH ACEH DI LHOKSEUMAWE

PDIA KAMPANYE LITERASI SE...

Pada akhir Oktober 2018. Pusat Dokumentasi dan In...

PDIA Gelar Pameran Aceh History Expo PKA Ke-7

PDIA Gelar Pameran Aceh H...

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh (PDIA) dijadw...

Pameran Foto Kilas Balik 145 Tahun Maklumat Perang Kolonial Belanda Di Aceh

Pameran Foto Kilas Balik...

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh (PDIA) Kembal...

Pameran Potret Pendidikan Di Aceh dari Masa ke Masa

Pameran Potret Pendidikan...

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh (PDIA) kembal...

Image Gallery