• +62 813 6065 3135
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Memori Umum Daerah Aceh Oleh Gubernur H.N.A Swart dan Memori Serah Terima Jabatan Gubernur A.H. Philips (2)

Memori Umum Daerah Aceh Oleh Gubernur H.N.A Swart dan Memori Serah Terima Jabatan Gubernur A.H. Philips (2)

The Road of Peace chosen by Henri Nicolas Alfred Swart

By showing a peaceful attitude to the uleebalangs and the population, by bringing them closer to us, by making an effort to understand them more and by bestowing and creating trust in them, then I succeeded in creating an atmosphere, so that the Acehnese gradually forgot the things they once suffering, in such a way, without the need to cause pride in us.

Aceh Information Series XXXXll Number 1, 2019.

Since serving as a government official in the areas of Lhoknga, Pulo Raya, and Lhokseumawe (1902-1905) Henri Nicolas Alfred Swart has had a sincere belief that against the people of Aceh we should not be much longer and merely act punishing only. On the other hand, we must also make efforts to obtain more than quell any rebellion and therefore must be made quickly to gradually advance the economic development of the region and the nation. He hopes that he will immediately be appointed to the position of Head of the Regional Government, and he can take immediate steps.


Henri Nicolas Alfred Swart explained in his Ministry of Home Affairs report that In most books written in recent years about this area, it has always been discussed so that after my term of office should be held the position of Civil Governor, an idea which was agreed by all parties concerned and so that under the Head of the Aceh Regional Government there must also be a group of elected government employees. Although many people agree with this, I do not have a group of elected government employees; I have to row with the existing paddles and get them.

He emphasized that the selection of government employees stationed in this area needed to be done.

In short, this edition can provide sufficient information about the social development, political economy and resistance of the Acehnese people against the Netherlands in the period of 1902 to 1930s

Daftar Isi & Kandungan

Seri Informasi Aceh ini merupakan penerbitan ulang Seri Informasi Aceh tahun III Nomor 6 yang pertama kali diterbitkan oleh Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh pada tahun 1979 dengan judul yang sama.

Memori Umum Mengenai daerah Gubernemen Aceh dan daerah Takluknya Oleh H.N.A. Swart

Sejak bertugas sebagai seorang pejabat pemerintah di dalam wilayah-wilayah Lhoknga, Pulo Raya, dan Lhokseumawe (1902-1905) saya telah mempunyai suatu keyakinan yang tulus bahwa terhadap bangsa Aceh kita tidak boleh lebih lama lagi dan semata-mata hanya bertindak menghukum saja. Sebaliknya, kita harus pula berdaya upaya untuk memperoleh yang lebih banyak daripada menumpas setiap pemberontakan dan oleh karenanya cepat-cepat harus diusahakan untuk berangsur-angsur memajukan perkembangan ekonomi daerah dan bangsa itu. Oleh karenanya saya telah berusaha menjelaskan kepada ulèebalang dan para penduduk bahwa mereka yang mengusahakan kembali pertaniannya dengan tentram atau hendak melakukan sesuatu usaha perkebunan boleh mengharapkan bantuan dan perlindungan saya yang sepenuhnya.

Memori Serah Terima A.H. Philips Gubernur Aceh dan Daerah Takluknya

Dengan surat keputusan Pemerintah Pusat tanggal 30 April 1926 Nomor 10 saya diangkat menjadi Asisten Residen yang diperbantukan pada Gubernur Aceh dan daerah takluknya dan pada tanggal 25 Juni berikutnya saya pun menjalankan tugas saya itu. Setelah menjabat pekerjaan itu selama hampir 3 tahun, suatu masa jabatan yang memberi kesempatan kepada saya untuk mengenal daerah dan bangsa serta berbagai masalah Aceh yang berhubungan dengan pelaksanaan pemerintahan, maka pada tanggal 5 Juni 1929 sebagai seorang asisten residen tertua saya menerima tugas pemerintahan daerah ini dari Gubernur O.M. Goedhart yang berangkat ke luar negeri untuk bercuti ke Eropa.

Laporkan & Beri saran

Anda juga dapat melaporkan atau memberi saran tentang konten ini melalui fitur yang kami sediakan berikut. Masukan atau respon dari anda sangat dibutuhkan guna meningkatkan layanan prima kami. Terima Kasih

COM_CONTENT_ARTICLE_RIGHT_TITLE:

COM_CONTENT_ARTICLE_RIGHT
© 1977 - 2021 Aceh Documentation and Information Center
Available Language