• +62 813 6065 3135
  • Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Aceh, Setelah Tsunami

Bahaya alam, memang kerap datang tanpa peringatan, dan kerap kali menjadi ancaman yang menakutkan bagi keberadaan hidup manusia. Di wilayah paling barat Indonesia, lebih dari 15 tahun lalu tepatnya 16 Desember 2004, dunia menyaksikan dan mencatat salah satu bencana alam terburuk dalam peradaban manusia modern. Guncangan gempa lebih dari 9 skala ricther, diikuti gelombang tsunami setinggi 30 meter, menerjang Banda Aceh, serta sejumlah wilayah lain di 17 negara Asia dan Afrika, hingga menewaskan ratusan ribu orang. Meski meninggalkan duka dan kesedihan, bencana yang juga mengakibatkan puluhan ribu orang hilang ini, membuka mata dunia, akan pentingnya persiapan dan penelitian, pada ancaman bencana alam yang setiap saat bisa terjadi

Profil Program

Melawan Lupa adalah sebuah program acara dokumenter di Metro TV yang mengulas berbagai peristiwa bersejarah yang turut membentuk mengenai sebuah entitas yang hari ini dikenal sebagai Indonesia. Tayangan ini, seperti judulnya, sedikit-banyak berupaya menjadi narasi tanding atas apa-apa yang selama ini mendefinisikan diri sebagai sejarah nasional Indonesia. Dengan menyajikan narasi-narasi kecil di balik peristiwa-peristiwa besar yang terjadi, Melawan Lupa ditujukan bagi siapa saja yang menolak lupa atas segala hal yang pernah terjadi dalam sejarah Indonesia.

Narasumber

Penghargaan dan Hak

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh
Apresiasi sebesar-besarnya untuk Metro Tv yang telah mempublikasikan video dokumenter Melawan Lupa - Setelah Tsunami.
Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh

Hak & Hukum

Konten ini milik Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh, kecuali seluruh isi video dan teks kutipan merupakan milik Metro TV dengan judul Melawan Lupa - Setelah Tsunami, Licensi dibawah Creative Commons CC BY-SA 4.0

Referensi

Laporkan & Beri saran

Anda juga dapat melaporkan atau memberi saran tentang konten ini melalui fitur yang kami sediakan berikut. Masukan atau respon dari anda sangat dibutuhkan guna meningkatkan layanan prima kami. Terima Kasih
© 1977a - 2020 Pusat Dokumentasi & Informasi Aceh
Available Language