Masih berkibarnya bendera Hinomaru berdampingan dengan bendera Merah Putih di kantor-kantor Pemerintahan (17 Agustus 1945)

Masih berkibarnya bendera Hinomaru berdampingan dengan bendera Merah Putih di kantor-kantor Pemerintahan (17 Agustus 1945)T.A. Talsya, Lembaga Sejarah Aceh

Penduduk Aceh dengan gembira menyambut kedatangan pasukan Garuda Kekaisaran Jepang berbaris melewati Masjid Raya Kutaraja
Penduduk Aceh dengan gembira menyambut kedatangan pasukan Garuda Kekaisaran Jepang berbaris melewati Masjid Raya Kutaraja
Penduduk Aceh dengan gembira menyambut kedatangan pasukan Garuda Kekaisaran Jepang berbaris melewati Masjid Raya Kutaraja
[Nino Oktorino. 2019. ]1

Sikap pembesar-pembesar dan tentara Jepang sampai hari ini dan beberapa hari kemudia masih seperti sediakala, seakan-akan tidak ada terjadi sesuatu peristiwa mengejutkan, yakni Sekutu telah berhasil memenangkan Perang Asia Timur Raya.

Baik di kantor-kantor, di asrama-asrama, di rumah-rumah kediaman mereka maupun dihadapan umum, orang-orang Jepang masih bekerja seperti biasa, sungguhpun masing-masing memendam suatu perasaan bergejolak menghadapi peristiwa baru terjadi.

Pada tiang bendera kantor-kantor Pemerintah masih berkibar bendera Hinomaru berdampingan dengan bendera Merah Putih.

Pada tanggal 14 Agustus yang lalu, Redaksi Atjeh Sinbun diperintahkan K. Yamada,-  pembesar Jepang pengawas suratkabar tersebut,- supaya di tiang bendera pada gerbang kantor ini dikibarkan bendera Merah-Putih berdampingan dengan bendera Hinomaru.

Katanya (K. Yamada): menyambut janji Jenderal Hisaichi Terauchi (aka H. Terauchi) bahwa "sebelum jagung berbunga Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia".

Perintah tersebut telah dilaksanakan oleh pemimpin redaksi Ali Hasjmy (aka A. Hasjmy) dan dua redaktur lainnya, Teuku Alibasjah Talsya (aka T.A. Talsya)  dan Abdul Gani Mutyara (aka A. Gani Mutyara).

Ternyata kemudian janji Kerajaan Jepang itu tidak pernah terlaksana, karena Bangsa Indonesia dengan inisiatif sendiri memproklamirkan kemerdekaan Indonesia melalui dua orang pemimpin besarnya, Ir. Soekarno dan Drs. Mohd, Hatta[Talsya, Teuku Alibasyah. 1990. ]2

Lihat peristiwa lainnya:

Sikap pembesar-pembesar dan tentara Jepang sampai hari ini dan beberapa hari kemudia masih seperti sediakala, seakan-akan tidak ada terjadi sesuatu...
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diucapkan hari ini (17 Agustus 1945) oleh Soekarno-Hatta dan disiarkan lewat pemancar radio, tidak diketahui di...
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diucapkan hari ini (17 Agustus 1945) oleh Soekarno-Hatta dan disiarkan lewat pemancar radio, tidak diketahui di...

Berita Terbaru:

Seri Informasi Aceh XXXXlII Nomor 3, 2020 Berdasarkan Staatsblad (Lembaran Negara) Tahun 1881 Nomor 83, semua perkara hukum yang menyangkut agama...
Seri Informasi Aceh XXXXlII Nomor 2, 2020 Tanggal 28 Agustus 1905 dikeluarkanlah Ketetapan Kepala Persenjataan Infanteri tentang penunjukan penulis sebagai Komandan...
JANTHO - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh kubu Tgk H Mohd Faisal Amin resmi memberi dukungan kepada pasangan Ir Mawardi...

Referensi & Catatan

  1. ^ Nino Oktorino. 2019. "Seri Nusantara Membara: Invasi ke Sumatra", PT Elex Media Komputindo. Diakses tanggal 23 Desember 2020. {Replikasi: Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh}
  2. ^ Talsya, Teuku Alibasyah. 1990. "Batu Karang Ditengah Lautan (Perjuangan Kemerdekaan Di Aceh) 1945 -1946 (Hlm. 4)", Lembaga Sejarah Aceh. {Replikasi: Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh}

Laporkan & Beri saran

Anda juga dapat melaporkan atau memberi saran tentang konten ini melalui fitur yang kami sediakan berikut. Masukan atau respon dari anda sangat dibutuhkan guna meningkatkan layanan prima kami. Terima Kasih

Hak dan Undang-undang:

Konten kreatif ini milik Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh dengan judul “Masih berkibarnya bendera Hinomaru berdampingan dengan bendera Merah Putih di kantor-kantor Pemerintahan (17 Agustus 1945)”, kecuali sebagian atau seluruh isi yang disebutkan di dalam referensi merupakan milik “T.A. Talsya, Lembaga Sejarah Aceh” atau pemiliknya yang terhormat. Dilicensekan di bawah Creative Commons CC BY-SA 4.0
Breaking News