(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-7406727684567152", enable_page_level_ads: true }); Sambutan Masyarakat terhadap Kegiatan Pameran Foto Peringatan 144 Tahun Deklarasi Perang Belanda terhadap Kerajaan Aceh Darussalam sangat Luar Biasa

Index Berita

Sambutan Masyarakat terhadap Kegiatan Pameran Foto Peringatan 144 Tahun Deklarasi Perang Belanda terhadap Kerajaan Aceh Darussalam sangat Luar Biasa

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Mukhlis Hamid *Sekretaris PDIA
Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh melaksanakan kegiatan Pameran Foto, Display Buku, dan Peluncuran Seri Informasi Aceh online dalam rangka Peringatan 144 Tahun Deklarasi Perang Belanda terhadap Kerajaan Aceh Darussalam, di ruang display Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh, Kompleks Museum Aceh,  tanggal 29-31 Maret 2017. Animo dan respon pihak sekolah dan para siswa untuk berkunjung dan belajar sejarah lokal melalui kegiatan ini cukup bagus. Hal ini dapat dilihat pada membludaknya jumlah pengunjung sejak hari pertama kegiatan. Para siswa dari berbagai jenjang sekolah di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar dengan didampingi oleh guru pendamping dipandu oleh dua staf PDIA, M. Ikhwanuddin dan Resfita Faura, untuk memahami setiap dokumen dan foto-foto yang dipamerkan dalam kegiatan ini.
Rangkaian foto yang dipajang dalam pameran ini diurut dalam sejumlah panel dan dibagi ke dalam 11 subtema, yaitu:
1) Peta Aceh Masa Kolonial;
2) Berita dan Isi Deklarasi Perang Belanda terhadap Aceh;
3) Foto-Foto Aceh Sebelum Periode Perang Kolonial Belanda;
4) Foto-Foto Aceh Periode Perang Kolonial Belanda;
5) Foto-Foto Marsose dan Tragedi Kuta Reh, Tanah Gayo;
6) Foto-Foto Senjata dan Bendera Perang Rakyat Aceh;
7) Foto-Foto Petinggi Belanda yang Terlibat dalam Perang Aceh;
8) Foto-Foto Infrastruktur Masa Perang Aceh;
9) Kesan Orang Belanda terhadap Perjuangan Rakyat Aceh;
10) Statement tentang Mahalnya Ultimatum Perang Belanda terhadap Aceh;
11) Foto-Foto Pahlawan Aceh.
Kegiatan yang dibuka secara resmi pada hari Kamis, 29 Maret 2017, pagi ini terkesan sangat istimewa karena pengunjung perdananya adalah Ibu Direktur Bidang Sejarah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, yaitu Ibu Dra. Triana Wulandari, M.Si. yang didampingi oleh Ibu Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh dan Sumatera Utara, Ibu  Irini Dewi Wanti, S.S., M.Sp.   Dalam kunjungan selama 30 menit tersebut, Ibu Direktur mendapat penjelasan langsung dari Bapak Direktur PDIA, Drs. Mawardi, M.Hum., M.A. dan Sekretaris PDIA, Drs. Mukhlis, M.Hum., tentang latar belakang dan tujuan pelaksanaan kegiatan pameran ini. Pada kesempatan ini beliau memberikan apresiasi kepada PDIA yang telah mengambil inisiatif untuk meningkatkan literasi informasi kesejarahan lokal kepada masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, sehingga pengetahuan masyarakat tentang peristiwa sejarah dan nilai-nilai patriotisme semakin baik, apalagi bila dikemas secara menarik seperti yang ada dalam kegiatan pameran ini. Ke depan beliau berharap agar PDIA bisa secara reguler menginisiasi pelaksanaan kegiatan literasi kesejarahan ini sesuai dengan memanfaatkan momentum tertentu yang dinilai penting.
Kegiatan 3 hari ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari para pengunjung. Jumlah sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini hingga hari ketiga adalah 25 sekolah, 19 sekolah dari Kota Banda Aceh, 6 sekolah dari Kabupaten Aceh Besar. Guru pendamping yang terlibat sebanyak 50 orang: 35 orang dari Kota Banda Aceh, 15 orang dari Kabupaten Aceh Besar. Jumlah siswa yang berkunjung lebih dari 1.300 orang. Karena kegiatan pemajangan foto ini masih akan berlangsung hingga akhir April 2017, besar sekali kemungkinan jumlah sekolah dan siswa yang akan mengambil manfaat dari kegiatan ini akan terus bertambah. Salah seorang guru pendamping siswa, Wan Dian Armando, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi siswa dalam memahami peristiwa-peristiwa sejarah dan nilai-nilai patriotisme dalam masyarakat Aceh dalam mempertahankan harga diri sebagai bangsa yang merdeka. Respon guru pendamping dan siswa yang berkunjung dalam kegiatan ini dapat dibaca secara lengkap di <a href="http://portalsatu.com/read/news/pameran-pdia-sangat-bermanfaat-untuk-edukasi-27031">http://portalsatu.com/read/news/pameran-pdia-sangat-bermanfaat-untuk-edukasi-27031</a>.
Besarnya animo masyarakat dalam menyukseskan dan mengambil manfaat dalam kegiatan ini tentu saja tidak terlepas dari dukungan pihak Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Kebudayaan Aceh, Kantor Kemenag Aceh,  Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar, Museum Aceh, dan media cetak, eletronik, dan online, khususnya TVRI Aceh, harian <em>Serambi</em>  <em>Indonesia</em>,  <em>Aceh.tribunnews.com, kanalaceh.com</em>, <em>portalsatu,</em> dan media lainnya. Berita-berita sekitar pelaksanaan kegiatan ini dapat dibaca secara lengkap pada
http://aceh.tribunnews.com/2017/03/27/pdia-gelar-pameran-foto-dan-launching-aceh-online
https://www.kanalaceh.com/2017/03/29/pdia-sediakan-akses-informasi-sejarah-aceh/
http://portalsatu.com/read/news/pdia-gelar-pameran-peninggalan-144-tahun-perang-belanda-di-aceh-27027
Pada kesempatan ini Direktur PDIA menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, para kepala sekolah, guru pendamping, para siswa, dan mahasiswa Unsyiah, khususnya mahasiswa FKIP dan FISIP,  yang sudah berpartisipasi dalam 3 hari pertama kegiatan pameran ini. Dari kabupaten Aceh Besar, antara lain SDN Blang Kiree, SMP Plus Al-Athiyah, SMAN 1 Darul Imarah, SMAN 1 Peukan Bada, SMA Plus Al-Athiyah, dan SMK Almubarkeya. Dari Kota Banda Aceh:  SMPN 1, SMPN 7, SMPN 17, SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 6, SMAN 10, SMAN 11, SMAN 12, SMAN 13, SMAN  14, SMA Lab School Unsyiah, SMA Muhammadiyah 1, SMA Cut Meutia, SMK Farmasi Cut Meutia, SMK-SMTI, MAN Model Banda Aceh, dan MAS Darul Ulum Banda Aceh.
Hal lain yang menarik dalam kegiatan pameran kali ini adalah adanya pengunjung khusus dari luar negeri, yaitu rombongan dari Kelantan (Malaysia), Taiwan, dan Inggris. Mereka secara khusus datang ke tempat kegiatan,  mengamati foto-foto yang dipamerkan satu per satu, dan mengajukan beberapa pertanyaan kepada tim pemandu. Menurut mereka, kegiatan ini cukup menarik dan memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang sejarah dan dampak perang Aceh dengan Belanda pada masa yang lalu.

Deskripsi Singkat Lembaga

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh disingkat PDIA adalah badan yang bersifat mandiri, sebagai salah satu perwujudan kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Universitas Syiah Kuala.

Lembaga ini mendapatkan Bimbingan Administratif dari Pemerintah Aceh dan Bimbingan Teknis Ilmiah dari Universitas Syiah Kuala. 

Apresiasi kerja kami

Berita Terkini

Pameran Foto Kilas Balik 145 Tahun Maklumat Perang Kolonial Belanda Di Aceh

Pameran Foto Kilas Balik...

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh (PDIA) Kembal...

Pameran Potret Pendidikan Di Aceh dari Masa ke Masa

Pameran Potret Pendidikan...

Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh (PDIA) kembal...

Diskusi Publik atau Presentasi Esai Karya Siswa SMA/MA Se-Aceh Tahun 2017

Diskusi Publik atau Prese...

Dalam rangka Hari Pendidikan Daerah (2 September)...

PDIA Gelar Lomba Esai

PDIA Gelar Lomba Esai

Assalamualaikum wr. wb.Dalam rangka memperingati H...

Image Gallery